History
Tidak ada anak yang dilahirkan sebagai anak yang bodoh, yang ada adalah tidak meratanya kesempatan untuk mengembangkan kecerdasan’. Kesempatan erat kaitannya dengan ketersediaan mutu pendidikan.
Untuk itu Lembaga Pencerdasan Anak Bangsa (LPAB Sukabumi, sebuah lembaga yang berkhidmat pada pengembangan pendidikan dan layanan kemasyarakat, menilai perlu adanya langkah baru dalam bentuk pendirian sekolah unggulan dengan sistem pendidikan yang baik. Sekolah ini harus dibangun sedemikian rupa sehingga pendidikan berkualitas bagi anak dapat terwujud.
Dari gagasan itu maka terciptalah ide untuk mendirikan sebuah sekolah, yang diharapkan dapat menghasilkan output yang berkualitas, terukur dan dapat dikontrol dengan baik. Kami berkeyakinan bahwa jika sekolah ini berhasil dengan baik dengan menerapkan model yang mudah direplikasi oleh siapa saja yang memiliki kepedulian terhadap pendidikan anak-anak bangsa, maka insya Allah dalam waktu dekat akan bermunculan sekolah-sekolah sejenis yang memberikan pendidikan unggul di berbagai tempat ibarat cendawan di musim hujan.
SMP Boarding Lazuardi Insan Kamil (LIK) mulai berdiri pada tahun 2010, tahun ajaran 2010/2011, yang berada di bawah naungan Lembaga Pencerdasan Anak Bangsa (LPAB) berlokasi di Salabintana, KM 6, Sukabumi.
LPAB sebenarnya sudah mulai membuka program pendidikan sejak 2007 dalam bentuk boarding (pesantren). Sejumlah sembilan anak direkrut dari dhuafa berprestasi se wilayah Sukabumi dan diberi beasiswa sekolah ke luar. Dengan berbagai pertimbangan, khususunya target boarding yang perlu dimaksimalkan maka pada tahun 2010 ini LPAB membuka sekolah sendiri bernama SMP Boarding Lazuardi Insan Kamil.
Istilah Insan Kamil sendiri berarti manusia sempurna. Yakni manusia yang paripurna dalam segala hal. Tentu dalam kenyataannya sosok Insan Kamil tidak akan pernah ditemukan kecuali Nabi Muhamamd Saw. Dan kendati tidak mungkin melahirkan output yang Kamil atau Insan Kamil, setidaknya nama tersebut menjadi acuan untuk berusaha maksimal mencontoh beliau Saw. Ketahuilah bahwa nilai seseorang ditentukan oleh usahanya. andaipun tidak sempurna, minimal mendekati kesempurnaan.